Sabtu, Agustus 25, 2007

Profile Yayasan Contact Indonesia

I. Latar Belakang.

Yayasan Kontak Indonesia didirikan pada bulan September 2005 di Bandung, Jawa Barat oleh beberapa aktivis dan dokter yang memiliki sedikit banyak pengalaman dalam pengembangan masyarakat termasuk di dalamnya permasalahan kesehatan masyarakat.
Ide pendirian lembaga berawal dari sebuah kebutuhan yang di rasakan tentang pentingnya penyiapan institusi lokal – non pemerintah dan bagaimana mendorong adanya sebuah gerakan civil society, sebagai sebuah upaya pengembangan kapasitas para anggota di masyarakat yang berkemampuan untuk dapat merencanakan, melakukan upaya memecahkan permasalahannya serta dapat memanfaatkan potensi sistem sumber yang ada.
Yayasan Kontak Indonesia percaya bahwa upaya perbaikan dan peningkatan derajat serta pelibatan masyarakat secara partisipatif dalam upaya pemecahan permasalahan kesehatan masyarakat dan kesejahteraan sosial, melalui berbagai strategi pendekatan akan mampu memecahkan berbagai masalah.

II. Isue Strategis.
• Kurangnya pelibatan masyarakat dalam permasalahan kesehatan di masyarakat seperti permasalahan HIV/AIDS, TBC, Hepatitis, Flu burung dan lainnya.
• Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan
• Rendahnya kualitas sumberdaya manusia di masyarakat dalam penanganan masalah-masalah sosial dan kesehatan.
• Rendahnya tingkat kesejahteraan sosial di masyarakat.
• Ketergantungan pada pemberi bantuan atau pinjaman luar yang masih tinggi.
• Demokratisasi
• Good Governance.

III. Visi

Sebagai Organisasi Sumberdaya Masyarakat Sipil/Civil Society Resource Organization, Yayasan Kontak Indonesia ikut berperan serta dalam mewujudkan tatanan sosial/masyarakat yang secara struktual lebih demokratis, berkeadilan sosial dan gender, menjaga kelestarian lingkungan, menghormati dan menegakkan HAM, melakukan promosi kesehatan, sumberdaya ekonomi, politik maupun budaya yang cukup untuk mewujudkan identitas dan cita-cita bersama dalam tatanan sosial tersebut.

IV. Misi
1. Memfasilitasi dukungan dalam merangsang inisiatif dan aktifitas di masyarakat dalam peningkatan kualitas kesehatan, pelestarian lingkungan, mengurangi pelanggaran terhadap hak asasi manusia, kekerasan, kesetaraan gender dan memperjuangkan hak-hak remaja.
2. Menyediakan akses informasi, kesehatan, lingkungan, HAM, dan berbagai sarana yang dapat membantu masyarakat untuk mandiri dalam menangani tantangan yang ada.
3. Mengembangkan dan memanfaatkan berbagai media pendidikan dalam membangun kapasitas dan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan, kesetaraan gender, HAM dan pembangunan berkelanjutan yang berbasis masyarakat.
4. Memobilisasi dan mengelola sumber-sumber dana yang ada baik dari lembaga dana internasional dan nasional, masyarakat, dan lembaga lainnya sehingga memiliki akuntabilitas, keberlanjutan dan transparansi.

V. Tujuan Lembaga

• Terwujudnya sumberdaya manusia yang handal di daerah untuk upaya pemecahan permasalahan sosial sesuai dengan kaidah dan prinsip pembangunan yang berkelanjutan.
• Terwujudnya jejaring relasi antar komunitas di masyarakat sebagai upaya dari pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
• Terwujudnya informasi pengembangan kapasitas masyarakat yang dapat menjadi model upaya pengembangan, pemberdayaan dan memperkuat sistem relasi antar komunitas.
• Terwujudnya kelompok-kelompok di masyarakat yang memiliki kemampuan kemandirian dan kepedulian terhadap permasalahan kesehatan, kesetaraan gender, HAM dan pelestarian lingkungan.
• Mewujukan tujuan MGD’s terutama pada poin 6 (Memerangi HIV-AIDS, Malaria, dan Penyakit Menular Lainnya) dan poin 7 (Kelestarian Lingkungan Hidup)

VI. Lingkup Kegiatan

a. Menyediakan informasi, pendidikan dan pelatihan kepada individu dan kelompok untuk mencapai masyarakat sipil yang mandiri.
b. Melakukan pemberdayaan kepada individu dan kelompok terutama kepada kelompok-kelompok marginal khususnya dalam bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan dan sosial budaya.
c. Melakukan kegiatan penelitian dan atau memanfaatkan hasil penelitian pihak lain dalam rangka pengembangan pemberdayaan masyarakat.
d. Melaksanakan kegiatan yang bertahap dan berkesinambungan sehingga mengurangi ketergantungan (sumber dana) yayasan pada pihak lain sehingga tercapainya kemandirian.
e. Melakukan advokasi kepada pembuat dan pelaksana kebijakan untuk tercapainya perubahan dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
f. Melaksanakan kegiatan penguatan kelembagaan untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat
g. Melakukan Monotoring dan evaluasi setipa kegiatan yang diakukan.

VII. Status Lembaga

Yayasan Kontak Indonesia terdaftar sebagai badan hukum yang berbentuk Yayasan pada tanggal 10 Pebruari 2006 dengan akte perbaikan No.5 pada notaris Gofy Handikawati, S.H. Jl. L.L.R.E. Martadinata 86 Lt 1 R. 214 Kota Bandung.

VIII. Susunan Organisasi

Dewan Pembina
dr.Teddy Hidayat, Sp.Kj
dr.Bambang Eka Purnama

Dewan Pengawas.
Dadang Wildan Hakim Zain, S.Sos
B.Marnowo Edy S, ST

Badan Pengurus

1. Direktur
dr. Chadidjah Thaib, MSc

2. Sekretaris
Landry Kusmono, ST

3. Administrasi dan Keuangan
Wulandari, SE AK


Direktur Program
Endy Sulistiwan.SH

Div.Lingkungan
Koor. Iman Firmansya
Aren
Agus Jaylani

Div.BCI HIV-AIDS
Koor.Wawan
Yessilia Osira, S.Sos, MPM
Sahry
Syaifullah

Div. Jaringan/Pemberdayan Masyarakat
Koor. Dian Firmansya
Neg Hany

Relawan
Koor. Mila Sari
Reza



Alamat Lembaga:

Kantor : Jl. KH. A. Dahlan No.67 Bandung, Jawa Barat
Telepon : 022 7320735
Fax : 022 7320735
E-mail : Contact_foundation@yahoo.co.id
Yayasan@kontakindonesia.or.id


Account Lembaga :

Kantor Bank : Bank BRI UNIT Karapitan
No Rek : 0756-01-000533-50-9
Nama : YAYASAN KONTAK INDONESIA